Senin, 23 Maret 2015

Riset Pasar : Tingkat Pelayanan Agen Travel di Daerah Babarsari



Riset Pasar : Tingkat Pelayanan Agen Travel di Daerah Babarsari

I.                   Introduksi
Agen travel adalah sebuah agen perjalanan yang menyelenggarakan usahanya sebagai perantara dalam menjual atau mengurus jasa untuk melakukan perjalanan (Youti : 1997).  Travel sebagai salah satu alat transportasi yang menjadi favorit masyarakat untuk saat ini, karena banyak fasilitas-fasilitas yang ditawarkan bagi para penggunanya.
Berangkat dari fenomena tersebut peran yang dimiliki agen travel adalah sebagai perantara perjalanan yang memberikan berbagai fasilitas terbaik bagi para penggunanya. Dari peran ini para pebisnis agen travel juga akan mendapatkan dampak pada berkembangnya bisnis mereka jika fasilitas yang ditawarkannya juga berkualitas. Dan sebaliknya, jika fasilitas yang ditawarkan tidak memuaskan bagi pengguna maka dampaknya bagi pebisnis adalah sebuah kerugian dan akan menghilangkan tingkat kepercayaan dari pengguna agen travel (Freddy Rangkuti, 2002: 17).
Dalam penelitian ini, peneliti hanya ingin mengambil dan melakukan  fokus penelitiannya yaitu ingin membuktikan persepsi masyarakat tentang pelayanan agen travel yang digunakan ketika mereka akan bepergian ke suatu tempat
II.                Tujuan Penelitian

  •  Untuk mengetahui tentang peran bisnis dan pelayanan bisnis yang ditawarkan dari agen travel bagi masyarakat.
  • Untuk membuktikan tentang persepsi dan penilaian masyarakat tentang agen travel
III.             Metodologi
a.       Teknik Pengambilan Sampel
Sampel responden yang dijadikan pada penelitian ini adalah para mahasiswa UAJY yang pernah menggunakan jasa travel ketika bepergian. Teknik pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah random sampling dengan 30 responden sebagai sampel.
b.      Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dipilih peneliti adalah dengan kuesioner, kuesioner dianggap memudahkan peneliti untuk mengumpulkan data mengingat sampel yang dipilih adalah mahasiswa UAJY yang sangat banyak jumlah mahasisanya.
c.       Tempat dan Waktu Riset
Riset dilakukan di daerah kampus Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Waktu riset pada tanggal 22 Maret 2015.
IV.             Hasil Riset
Keterangan gambar 1 : Dari responden sebanyak 30 responden dengan pertanyaan sudah berapa kali menggunakan jasa travel dalam kurun waktu setahun terakhir? Presentasi yang didapat dari jawaban mereka adalah 43,33% menjawab sedang, 30,00% menjawab sering dan terakhir 26,67% menjawab baru sekali naik travel.

Keterangan gambar 2 : Dari 30 responden dengan pertanyaan Layanan apa yang paling anda favoritkan ketika naik travel? Hasil jawaban yang diperoleh adalah 36,67% menjawab travel langsung mengantar sampai tempat tujuan, dengan persentase yang sama yaitu 36,67% juga menjawab fasilitas full (makan, tempat duduk nyaman, dll). Dan untuk yang terakhir 26,67% menjawab para karyawan yang ramah dan sopan.


Keterangan gambar 3 : Dari 30 responden dengan pertanyaan apa kendala yang sering dialami jika anda menggunakan jasa travel? Persentase jawaban yang diperoleh adalah 30,00% menjawab sopir ngebut dan kurang ramah, 26,67% menjawab tidak diantar sampai tempat tujuan, 23,33% menjawab tidak tepat waktu ketika menjemput. Dan terakhir 20,00% menjawab mobil yang sempit, sehingga membuat panas dalam mobil.

Keterangan gambar 4 : Dari responden 30 dengan pertanyaan apakah travel yang anda gunakan memberi fasilitas yang memang sesuai standar? Hasil persentase menunjukkan 40,00%  iya, sesuai standar. Selanjutnya 33,33% menjawab belum sesuai standar, dan terakhir 26,67% menjawab kurang memenuhi standar.


Keterangan gambar 5 : Dari 30 responden dengan pertanyaan apa alasan yang mendasari anda untuk menggunakan jasa travel setiap bepergian? Hasil persentase yang diperoleh adalah 63,33% harga terjangkau dan sesuai standar dan 36,67% menjawab Harga murah dan yang terpenting mengantar sampai tujuan.

Kesimpulan : Dari analisis data yang telah dijelaskan, maka kita akan mengetahui bahwa fasilitas yang sering difavoritkan para pengguna jasa travel adalah Fasilitas full dan travel langsung mengantar sampai tempat tujuan dengan persentase yang sama yaitu 36,67% dan kendala yang sering dialami adalah sopir yang ngebut dalam mengendarai mobil dengan persentase 30,00%.
Rekomendasi : sebagai data referensi bagi pihak penyedia jasa travel untuk selalu meningkatkan dan memperbaiki kualitas pelayanannya.
Diposkan oleh : Heni lusiawati (131005079)

Selasa, 17 Maret 2015

Riset Pasar : Alasan Konsumen dalam Memilih Produk Parfum Baju


Riset Pasar : Alasan  Konsumen dalam Memilih Produk Parfum Baju

I.                   Introduksi
Parfum baju menjadi kebutuhan terpenting dalam kehidupan manusia untuk mempertahankan eksistensinya. Eksistensi individu menurut tokoh terjadi tergantung pada kemampuan dalam mengaktualisasikan potensi-potensinya (Abidin Zaenal (2007:16). Khususnya bagi para anak muda yang ingin mengaktualisasikan diri dan selalu menginginkan penilaian yang bagus dari teman sebayanya. Mereka rela membeli parfum baju dengan harga yang sangat fantastis dan yang terpenting parfum yang digunakan tersebut sesuai dengan parfum favoritnya.
Dengan adanya fenomena tersebut penelitian ini akan mencoba mencari jawaban tentang alasan yang paling penting bagi para anak muda tentang produk parfum yang mereka beli dan mereka gunakan setiap harinya dalam menunjang penampilannya.
II.                Tujuan
Tujuan penelitian yang dilakukan ini ingin mengetahui alasan terpenting bagi anak muda dalam membeli parfum baju. Sehingga penelitian ini juga dapat digunakan sebagai refensi dan acuan bagi para penjual parfum bahkan perusahaan parfum untuk mengetahui posisi produknya dalam pasar.
III.             Metodologi
a.       Teknik Pengambilan Sampel
Sampel responden yang dijadikan pada penelitian ini adalah para mahasiswa Fakultas Ekonomi UAJY. Teknik pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah random sampling dengan 30 responden sebagai sampel.
b.      Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dipilih peneliti adalah dengan kuesioner, kuesioner dianggap memudahkan peneliti untuk mengumpulkan data mengingat sampel yang dipilih adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi UAJY yang sangat banyak jumlah mahasisanya.
c.       Tempat dan Waktu Riset
Riset dilakukan di daerah kampus 3 Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Waktu riset pada tanggal 14 Maret 2015. 

IV.             Hasil Riset
Keterangan gambar 1 : tentang pertanyaan merk parfum baju yang dibeli, dan hasilnya dari 30 responden menjawab 46,67% memilih merk parfum Belagio, selanjutnya 33,33% merk Cassablanka, dan terakhir merk Pucelle 20,00%.

Keterangan gambar 2 : tentang pertanyaan Apakah ketika akan membeli parfum baju, anda bertanya sama teman dekat anda tentang parfum tersebut dan jawaban dari responden 56,67% tidak bertanya dengan temannya dan 43,33% mereka bertanya sama teman dekatnya.



Keterangan gambar 3 : pertanyaan tentang Apa yang menjadi alasan paling penting ketika membeli parfum tersebut. Jawaban responden 53,33% memilih jawaban harga mahal dan kualitas bagus, selanjutnya 30,00% memilih jawaban murah dan yang terpenting sudah harum wanginya, kemudian 16,67% menjawab harga murah dan kualitas sedang.



Keterangan gambar 4 : untuk pertanyaan Berapa kisaran harga parfum yang anda beli? Responden menjawab 56,67% memilih jawaban < 50.000, selanjutnya 26,67% memilih jawaban > 50.000 sampai 100.000. Yang terakhir 16,67% memilih jawaban >100.000.







Keterangan gambar 5 : Untuk pertanyaan Apakah anda pernah terpengaruh sama ajakan teman anda ketika membeli parfum. Dan jawaban responden 46,67 lebih memilih hanya terpengaruh, kemudian 40,00% tidak pernah dan 13,33% memilih jawaban sering.







KESIMPULAN
Dari data yang telah  dipaparkan diatas parfum yang banyak dibeli oleh para anak muda adalah parfum merk Belagio. Ketika membeli produk parfum mereka tidak bertanya terlebih dahulu tentang produk yang akan dibeli kepada teman dekatnya. Dan alasan paling mendasar mereka membeli produk parfum karena alasan  harga mahal dan kualitas bagus.

Diposkan oleh : Heni lusiawati, 131005079

Riset pasar : Perilaku Konsumen dalam Membeli Merk Kartu Perdana HP



Riset pasar : Perilaku Konsumen dalam Membeli Merk  Kartu Perdana HP

I.                   Introduksi

Perkembangan teknologi memberi dampak yang meyeluruh dalam kehidupan manusia. Salah satu hal yang berkembang pesat yaitu dalam bidan komunikasi. Banyak alat yang dapat membantu manusia untuk berkomunikasi dan saling terhubung, salah satu alat tersebut adalah ponsel yang mengguakan kartu perdana (Mulyadi, Kosasih dan Saputri, 995 )

Kartu perdana adalah kartu yang digunakan dalam ponsel setiap orang. Setiap merk kartu perdana mempunyai dan menawarkan variansi layanan dan keunggulan masing-masing untuk mempertahankan eksistensinya dalam dunia pemasaran.
Selanjutnya menurut Ratri (dalam Hidayat, www.detik.com dalam  http://www.ponselmania.com/news.php?cod=73), operator seluler di Indonesia saat ini menggunakan dua sistem teknologi komunikasi yaitu GSM (Global Service for Mobile Comunication) dan CDMA (Code Division Multiple Access.). Kelompok memilih untuk meneliti penggunaan kartu perdana yang menggunakan sistem GSM, antara lain Telkomsel, Indosat, XL, dan 3. Kami berasumsi bahwa kartu tersebut merupakan kartu perdana yang paling banyak digunakan oleh konsumen, maka dalam penelitian kali ini peneliti akan mencoba mencari jawaban tentang perilaku konsumen dalam membeli merk kartu perdana dalam hpnya.

II.                Tujuan
Mengetahui merk yang paling diminati oleh konsumen sesuai umur dan pekerjaannya (identitas sosial).
Mengetahui alasan terpenting yang mendasari individu membeli merk perdana tersebut.

III.             Metodologi Riset
a.       Teknik Pengambilan Sampel
Sampel responden yang dijadikan pada penelitian ini adalah para warga yang ada di daerah desa Catur tunggal, kecamatan Depok. Teknik pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah random sampling dengan mengambil sampel 60 responden.
b.      Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dipilih peneliti adalah dengan kuesioner, kuesioner dianggap memudahkan peneliti untuk mengumpulkan data mengingat sampel yang dipilih adalah para warga yang ada di daerah desa Catur tunggal, kecamatan Depok. yang sangat banyak jumlah warganya.
c.       Tempat dan Waktu Riset
Riset dilakukan di sekitar desa Catur tunggal, kecamatan Depok Yogyakarta. Waktu riset pada tanggal 13 Maret 2015.

IV.             Hasil Riset






Keterangan gambar 1: Dari 60  responden yang menjadi narasumber, dengan pertanyaan merk perdana hp yang digunakan? diperoleh data mengenai persentase yang paling besar yaitu 35,00% memilih jawaban xl  yang digunakan  dan 33,33% memilih jawaban telkomsel yang diguakan, selanjutnya disusul oleh kartu perdana indosat sebesar 23,33% dan terakhir yang paling sedikit adalah kartu 3 dengan persentase 8,33%.



Keteragan gambar 2: Dari 60  responden yang menjadi narasumber, dengan pertanyaan alasan yang mendasari membeli perdana? diperoleh data mengenai persentase yang paling besar yaitu 60,00% memilih jawaban harga perdana  murah dan kualitas sedang dan 40,00% memilih jawaban harga perdana mahal dan kualitas bagus.




Keterangan gambar 3 : Dari 60  responden yang menjadi narasumber, dengan pertanyaan membeli kartu perdana diajak oleh teman? diperoleh data mengenai persentase yang paling besar yaitu 85,00% memilih jawaban iya dan 15,00% memilih jawaban tidak yang paling sedikit. 







Keterangan gambar 4 : Dari 60  responden yang menjadi narasumber, dengan pertanyaan alasan membeli kartu perdana karena iklan yang menarik? diperoleh data mengenai persentase yang paling besar yaitu 80,00% memilih jawaban tidak dan 20,00% memilih jawaban ya.





Keterangan gambar 5 : Dari 60  responden yang menjadi narasumber, dengan pertanyaan membeli kartu perdana karena nomor favorit ? diperoleh data mengenai persentase yang paling besar yaitu 60,00% memilih jawaban tidak dan 40,00% memilih jawaban ya.





Keterangan gambar 6 : peneliti ingin melihat hubungan antara merk kartu perdana yang dipilih dengan pekerjaan responden. Dari 60 responden yang paling banyak yaitu merk telkomsel digunakan oleh mahasiswa dengan jumlah 14 responden.



Keterangan gambar 7 : peneliti ingin melihat hubungan antara umur dengan merek kartu perdana. Dari 60 responden, yang memilih perdana Telkomsel paling banyak berumur 22 sampai 24 tahun yaitu sebanyak 9 responden. Selanjutnya yaitu pengguna kartu perdana XL paling banyak berumur ≥25 tahun, yaitu sebanyak 13 responden. Kemudian pengguna kartu perdana Indosat paling banyak berumur 19 sampi 21tahun dengan jumlah 6 responden. Terakhir pengguna kartu perdana 3 paling banyak berumur 19 sampai 21 dan umur 22 sampai 24 tahun, masing-masing sebanyak 2 responden.


Keterangan gambar 8 : peneliti ingin melihat hubungan antara alasan yang mendasari untuk membeli kartu perdana dengan merek kartu perdana. Dari 60 responden, hasil olah data yang didapat adalah yang memilih kartu Telkomsel memiliki alasan harga mahal kualitas bagus dengan jumlah responden 18, selanjutnya untuk kartu perdana Indosat memiliki alasan harga murah dan kualitas sedang dengan jumlah responden 12. Untuk kartu XL memiliki alasan harga murah dan kualitas sedang dengan jumlah responden 17. Terakhir untuk yang memilih kartu 3 memilih alasan harga murah dan kualitas sedang dengan besar responden 5.

Kesimpulan :
Menurut identitas sosial berdasarkan umur responden, jumlah paling banyak ada pada pengguna kartu perdana XL yang berumur ≥25 tahun, yaitu sebanyak 13 responden. Kemudian berdasarkan jenis pekerjaan, jumlah responden terbanyak ada pada jenis pekerjaan pelajar atau mahasiswa berjumlah 14. Mereka memilih menggunakan Telkomsel
.




Senin, 16 Maret 2015


RISET PEMASARAN (Marketing Research)

Apa yang anda maksud dengan riset pemasaran ? Menurut Walter B. Wentz dalam bukunya Marketing Research : Management and Methods, riset pemasaran adalah : pengumpulan dan penganalisaan informasi untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan di bidang pemasaran.
Kegunaan informasi pemasran pada dasarnya, managemen menggunakan informasi riset pemasaran  untuk semua jenis keputusan di bidang pemasaran, yaitu :

1. Mengidentifikasi sasaran konsumen
Sasaran konsumen dapat dikelompokkan sebagai individu-individu yang mempunyai daya beli serta keinginan akan suatu barang / jasa. Proses penelitian pemasaran akan berguna dalam memberikan pengetahuan tentang faktor-faktor tersebut.

2. Perencanaan barang / produk
Adanya perubahan keinginan konsumen dan penawaran barang baru dari kompetitor dapat berakibat pada laba serta market share perusahaan. Agar perusahaan dapat selalu mengikuti perkembangan pasarnya, maka barang / produk yang ditawarkan harus disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Disinilah perlunya riset pemasaran untuk mengumpulkan informasi akan perubahan kebutuhan konsumen tersebut.

3. Penentuan harga
Informasi yang meliputi penjualan, harga yang ditawarkan oleh perusahaan, harga produk pesaing, dan sebagainya diperlukan dalam hal penentuan harga. Riset pemasaran berguna dalam penyediaan informasi tersebut.
4. Distribusi fisik
Informasi yang digunakan oleh perusahaan di bidang distribusi fisik banyak berhubungan dengan biaya, seperti biaya pengangkutan, penyimpanan, dan sebagainya. Selain itu proses pemesanan dan pelayanan konsumen juga merupakan elemen penting. Untuk itu diperlukan informasi :
a. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengirim barang dari gudang ke tempat pembeli.
b. Berapa banyak barang-barang yang rusak di perjalanan.
c. Berapa lama kelambatan waktu yang terjadi dalam pengiriman
Itu semua diperlukan adanya riset pemasaran.
5. Saluran distribusi
Informasi yang menyangkut penjualan dan biaya dalam saluran distribusi sangat diperlukan manajemen. Untuk itu riset pemasaran diperlukan untuk mengumpulkan informasi tentang struktur dan pelaksanaan saluran distribusinya tersebut.
6. Promosi
Perusahaan banyak memerlukan informasi di bidang promosi. Informasi diperoleh dari tenaga penjualan seperti : data variabel dari penjualan mereka, jumlah kunjungan yang dilakukan, dan waktu yang dipakai untuk kegiatan-kegiatan selain kegiatan penjualan. Informasi tersebut berfungsi sebagai bahan menentukan strategi pemasaran khususnya di bidang promosi. Bagian periklanan juga perlu informasi tentang : biaya iklan dari berbagai media, daya pendorong dari beritanya, dan tingkat kewajaran dalam mempengaruhi konsumen.
Ruang Lingkup Kegiatan Riset Pemasaran
Untuk perusahaan besar biasanya kegiatan riset pemasaran ditangani oleh satu bagian khusus yaitu Bagian Riset Pemasaran.
Kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam riset pemasaran antara lain :
1. Riset pasar dan penjualan
2. Riset barang
3. Riset ekonomi perusahan
4. Riset periklanan
5. Riset lingkungan

Proses Riset Pemasaran
Proses riset pemasaran meliputi beberapa tahap sebagai berikut :
1. Merumuskan masalah atau mengidentifikasi kesempatan
2. Menentukan sumber-sumber informasi
3. Mempersiapkan formulir pengumpulan data
4. Menentukan sampel
5. Mengumpulkan informasi di lapangan
6. Mengadakan perbaikan, tabulasi dan analisa data
7. Mempersiapkan laporan penelitian
sumber: Endang Ruhiyat SE. M.M

disusun oleh : listia damanik(131005039)